Pages

Monday, December 01, 2008

Information Society

Today, the word of “information” might have different meaning compare with decades ago. Information is no longer about a message from the sender to the receiver or a tool for answer our curiosity anymore, but has connection with other aspects in human life.
One of those aspects is culture. The definition of culture here is including personality, behavior of human life. For example in our daily life there has been a great increase of information and technology, which bring impact in people’s mind, personality. Here, I am trying to give an example by condition in Japan. In Japan, we could see that people get engaged in their mobile phone or another electronic gadget. Like in train, some are listening to their i-pod or music player, some are playing with their mobile phone, or sending message. When I saw this phenomenon, it seems people have their own world even though at the same time they were in the same place. Today, although information is getting easier to be accessed and technology growth is very helpful to human life, but people are getting more individualist. The value of communication and culture has changed. If we saw children sitting together, playing Nintendo DS, only a little interaction happened around them. What will happen in the future if they are getting used only with individual activity?

Technology, internet, information era, and the others, are bring many advantages to human life, including economic sector. The number of variety of occupation has increased than before. But, it also brings many dilemmas to the social factors. Daniel Bell said that we life in white collar society, instead of physical strength, companies need intellectuality, a person with knowledge, a person who mastered technology. Even though the number of job’s variety is increasing, but the number of people who can’t get advantage from these things is many. According to Manuel Castells, even in city of information, there are information rich and information poor. High class and middle class could access information easily, have a spectacular lifestyles, proud to be global society. On the other hand the low class or who live in poverty environment, their information activity, limited to the television news or newspaper, or their experience as immigrant. Because of their condition and environment, it is hard to stop this circle of poverty or exit from. Then as mentioned above, that the demand of intellectual worker is increasing, how about these people which according to Castells is underclass? Could they enjoy the advantage of information era maximally? Or they just became victim of this information era? This condition happened not only in developed country, but also in developing country. In developing country we face problem like digital divide, which many people can’t access information by internet or another digital tools, because factors like poverty, location, or age. Information era has brought many advantages in human life. People live in an era where we are get forced to compete to keep survive. This is the technology era, where knowledge is important tool, which makes people keep learning new things every time. But it also gives negative impacts in certain factors such as in social life. The structure of society has changed, people are getting individualist, interaction and communication has changed in new way like digital message, blog, sms, etc. The gap between the rich and the poor is getting wider.
Adapted from my final report for class of Comparative Study.

Sunday, November 09, 2008

Friendster II

I assume that all of you know friendster.com, a popular social network site in Indonesia or in Malay, S'pore, Philipines. This site also drive me crazy, to explore my "kekepoan". These are what I do while log in to a site with Mr. Smile logo :
Checking the message, comment, or interesting updates from my close friend...
If I still have more time, but don't know what else should do...I starts with browsing my frend, randomly...if I see there is interesting picture profile.....click...
That is why until now, for me,friendster still interesting than facebook sometimes...'coz "pamor" facebook "belum merambah" kota Probolinggo...
I prefer not to access a profile that could make me jealous...hahahahaha...like my rival, annoying person with fabolous lifestyle.., a profile with full of narciss picture from phone camera from many angle....with smile..."mecucu style"..., or a profile with full of kerlap kerlip comment and background...more over a man profile with mandarin, korean pop song....eeuwww.....( I don't mean to state that my profile style is the best...).
But sometimes when I opened a profile , whether it was my fren or not...I'll found interesting things...like "bahasa gaul anak yang baru gaul or bahasa gaul anak terlalu gaul", foto mesra bersama pasangan dengan title to tweett (so sweet maksudnya), or foto mesra yang terlalu mesra....hahahaha...sumpah bukan gw sirik...dan maafkan untuk kejujuran gw, cuma pengen share aja..
Bahasa gaul----> I suggest you to read an high school or junior high school student' profile and their testimony... maybe I am the old fashioned one that couldn't understand the meaning of the updated bahasa gaul... and isn't it hard to read a sentence with combination between "huruf besar dan huruf kecil"???
like this....
S*_*Ny**_p**
09/25/2008 6:28 am
Hahabs sAdJah dRmUw..Quh tAg mDik kMn2,qUh kN ASLi bgKuLu,kLuArgAquH Yg jAoH2 pD kMpL DsNi mUa..Jd kELrga bSr pD DSni mUa..hoho
or
BLjr mLz bEt.,pnEnD_Na nYanTe mULu'..Tp?IP Hrz tGgi?HaDuh bNuNd Cuy...ShRiAn niH Cm mKrin aMu dUaNk..Np ia??KnEnd aq..AmU KnEnd aq gX ia?Hduh?9hr aGy..AmU inGd gX ia??hufthaLah...LUpaKan it!!Luff u jLekz..
Also, another interesting thing that I got from this site is, sometimes the user is easily share their privacy in public site like friendster. For example like share phone number, home address, post their picture which contents their private area,etc. At first, I'm not aware of these things till I came to this country, where everybody protect their personal data strictly...moreover in the network site or internet.... (i am gonna talk about this thing next time). I couldn't make good conclusion to ending this post, in the end I still favor this site...^__\\\

Sunday, November 02, 2008


Apa yang biasa dilakukan 20 menit menjelang pergantian tanggal menuju ulang tahunmu?
Yang biasa gw lakukan adalah instropeksi dan make a wish...(ada dan tiada kue tart).
Kayak sekarang...tanpa bermaksud untuk mengingatkan pembaca untuk menyelamatiku...
Gw cuma mau menulis aja apa yang ada di pikiran gw sekarang.
Umur 25 minus satu...alias 24. Banyak hal terjadi setaon ini...masih banyak juga yang jauh dari harapan....(salah satunya ukuran d#d*....entah sampai ulang taon ke berapa juga...^^)
Gw sangat bersyukur untuk semua pengalaman, perkenalan, pembelajaran yang gw alami sampai saat ini....dan gw juga masih kudu banyak belajar...banyak buanget...
Jyaa...gambarouuuuuuuu!!!!!!!!!!!!!!!!

Sunday, October 26, 2008

Adil....???

Akhir pekan yang capek...terutama hari Jumat malem kemaren. Dimulai karena "ulah" seorang anak SMU di tempat kerja kemaren yang benar2 memuakkan...bikin gw emosi dan ujung-ujungnya bikin gw nyambung2in sama hal laen. Yang gw pikir hidup itu tidak adil, dan tidak akan pernah adil. Gw menyalahkan keadaan...gw seakan buta sesaat...gw tidak pernah ada di kondisi seperti ini sebelumnya...dan yang gw bisa lihat cuma sisi jeleknya...pelajaran di balik itu SAAT ITU tidak bisa gw lihat, rasakan...
Gw menyalahkan keadaan, gw sirik dengan nasib teman-teman gw, dimana saat gw harus membersihkan mesin kopi, ketemu teman2 gw anak penerima beasiswa yang habis party.....
Gw juga ga habis heran kenapa teman gw yang bahkan P&G aja ga tau, ujian bahasa jepang level menengah 2 taon berturut2 ga lulus, bisa dapet beasiswa. Begitu juga sama wanita-wanita lemah, yang selalu membuat pria ingin menolong, yang selalu berpenampilan tapi berotak kosong, tipe yang tidak gw sukai....bahkan kepada mereka gw juga sirik, gw juga malu. Gw juga ingin tampil cantik, punya barang yang lucu, bukan selalu berpenampilan rambo, naek sepeda di tengah hujan deras pake jas hujan murahan yang bikin celana basah begitu sampai di kelas....(gw ga tau benernya kudu ketawa atau malu sama cerita ini ^^)
Mungkin lebih tepat kalau dibilang bukan hidup yang tidak adil, cuma gw yang tidak puas dengan hidup gw, gw sirik dengan nasib baik orang lain, gw terlalu mengasihani diri sendiri...
Ada beberapa kali gw dinasehatin, jadilah lebih licik!!! Jadi orang jangan terlalu jujur dan polos...
Mungkin benar, gw juga harus lebih licik, selama ini gw cenderung mengikuti jalur, diberi jalan ini, ya ini. Makanya tidak heran kalau gw bilang ga adil. Waktu zaman gw masuk kerja, gw lakukan semua list yang harus dilakukan walaupun harus sampai pulang malem dan capek, tapi gw lakuin itu semuanya. Tapi giliran anak SMU brengsek itu, dengan alasan dia yang masih SMU, kudu pulang cepet. Trus minta tolong ke manager, ga tau gimana ngrayunya lagi, ujung-ujungnya diserahin ke gw beberapa. Kalau ada manager bisa pulang sampe jam 11 malem lebih, tapi begitu manager ga ada, bilang saya kudu pulang awal hari ini.....toh ujung-ujungnya juga biasanya pulang malem....
Dibilang anak SMU, juga bakal bikin gw heran kalau dia bercanda "boleh saya ganti baju di sini (depan managernya)?" "kalau dalam waktu satu menit, saya belum keluar, buka aja ruang gantinya!!!" anak SMU macam apa itu?
Atau lebih tepat kesimpulan dari semua postingan ini, kesimpulan dari semua kemarahan gw akhir pekan ini...intinya ada di gw...gw yang belum dewasa, bisa termakan emosi dengan anak SMU. Hmm...susah!!! Tapi yang bisa gw simpulkan lagi, bahwa hidup itu tidak akan pernah adil, oleh karenanya jadilah lebih licik!!!

Tuesday, October 21, 2008

Hampir anjlok mendekati titik ....

Sampai juga masanya gw mendapat teguran itu.
Gw takut banget...
Betapa lemah ya...sampe-sampe rasa benci sama diri gw sendiri bertambah.
Sekarang uda ga ada jalan keluar selain tetep maju.
Mundur atau kabur juga ga bisa, dan ga akan memperbaiki suasana.
Cuma...
Apakah bener ini akan memberi hasil di suatu saat nanti?
Apakah bener akan ada hasilnya?
Ataukah karena gw belum mencoba yang maksimal, hasilnya ga akan kunjung datang?
Atau gw salah jalan dari awal?
Susah sekali agar bisa tetap kuat untuk berjalan maju...dan maju...
Terlebih, kalau pikiran kita cuma penuh rasa pesimis dan ketakutan...

Tuesday, September 23, 2008

Sisi lain diri saya

Perkenalkan, nama saya gadis berotak tapi kosong. Karena saya seperti orang yang intelek, setiap hari selalu membawa buku kemana-mana. Tempat favorit saya adalah perpustakaan. Saya selalu menghabiskan waktu untuk pergi ke perpustakaan, bahkan sampai perpustakaan tutup. Di perpustakaan apa yang saya lakukan itulah yang perlu ditanyakan. Saat memasuki perpustakaan niat saya memang murni untuk belajar, karena saya tidak bisa belajar di kamar saya yang sama sekali bukan tempat yang tepat untuk belajar, tapi apa yang terjadi berikutnya adalah saya selalu tertidur ketika buku terbuka. Gangguan lain, ketika ada hal yang tidak saya pahami dari buku yang saya baca, saya selalu mencari internet untuk menemukan solusinya, tapi apa yang terjadi kemudian, saya juga menemukan solusi bagaimana menghilangkan rasa stress dengan membuka account facebook atau friendster atau bahkan chatting dengan teman saya. Oleh karena itu saya memang mungkin dari luar terlihat intelek tapi otak saya kosong. Saya tidak ada apa-apanya, ingatan saya lemah, daya tangkap saya juga lemah. Buktinya saya sering menanyakan ulang apa yang baru saja disampaikan kepada saya, saya tidak gampang untuk berkonsentrasi sehingga tidak jarang membuat orang yang berkomunikasi dengan saya mudah untuk naik darah.

Perkenalkan saya seorang anak manja dan tidak punya niat yang kuat. Saya selalu berpikir banyak hal muluk, bermimpi, tapi tekad saya lemah untuk mewujudkannya. Saya selalu khawatir berlebihan akan sesuatu, saya jadi gampang bergantung kepada orang lain yang mana memang menjadi hal yang menjengkelkan. Saya manja, egois, seenak hati, keras kepala, dan menjadi mudah marah plus sensitif dikala kodrat 'bulanan' wanita saya memanggil. Saya selalu mudah puas hati, dan tidak konsisten. Saya suka bercanda yang terkadang menggiring mulut pedas saya untuk berkomentar, yang mana pada akhirnya akan menyakiti banyak orang termasuk orang-orang yang saya sayangi. Memang saya selalu minta dimaklumi karena ciri khas saya itu, tapi tidak setiap saat pengampunan itu akan ada, dimana ujung-ujungnya akan membuat hubungan kita memburuk. Saya akan tidak segan untuk memaki ketika ada yang menyakiti saya, dimana pada lima detik berikutnya akan membuat saya menyesal, dan akan meminta maaf. Tapi tidak semuanya bisa berjalan seperti yang saya mau, dimana pengampunan tidak akan mudah diberikan dan saya akan dihukum salah satunya layaknya orang bodoh yang bolak-balik menatap HandPhone saya mengecek apakah ada pesan balasan atau tidak.

Perkenalkan juga saya seorang yang bercita-cita untuk jadi penulis, oh itu kalau saya ingat saja saya pernah bercita-cita menjadi penulis, karena cita-cita saya setiap saat akan selalu berubah. Menjadi penulis, bagaimana mungkin, saya menjadi terombang-ambing diantara tiga bahasa yang semuanya menjadi tidak jelas bagi saya. Struktur bahasa yang kacau mulai dari bahasa Inggris bahkan sampai bahasa ibu saya sendiri, bahasa Indonesia. Selain itu, saya menjadi bingung, karena tulisan saya sendiri kadang tidak bermakna, seperti tulisan kali ini, tidak ada tujuan jelas, selalu penuh dengan kata-kata motivasi dan pandangan tentang kehidupan, yang semuanya tidak pernah berhasil untuk saya terapkan.

Saya sedang merasa kehilangan arah dan identitas, saya selalu tidak tahu apa yang ingin saya lakukan. Bahkan apa yang saya suka, saya mau apa, semuanya menjadi tidak jelas bagi saya. Entah lusinan nasihat dan pengarahan sudah saya terima, bahkan termasuk teguran dan sindiran, tetapi entah kenapa saya selalu masih tidak bisa menemukan arah. Memang bukan hal yang mudah untuk ditemukan jawaban solusinya dalam waktu singkat. Saya mungkin diluar dan tidak akan pernah bisa menjadi wanita perfect atau wanita anggun intelek (yang selalu saya harapkan menjadi image dari diri saya di masa depan), tapi saya masih punya harga diri, badan yang sempurna, kekuatan, otak kosong saya yang masih bisa saya latih perlahan-lahan. Dan yang terpenting saya juga punya orang-orang yang saya yakin mencintai saya untuk selalu menyokong saya walaupun cara yang disampaikan tidak jarang membuat saya uring-uringan dan salah paham. Dari situlah saya berharap saya bisa memupuk lagi tekad, dan keyakinan saya, dimana akhirnya semoga saya berharap saya bisa menemukan arah dari hidup saya.

Thursday, September 18, 2008

Dilema Friendster

What a "Kepo" Girl I am. Instead of doing something good or sleeping, I was browsing my frens account in FRIENDSTER. Lately I spent for more time to do this silly thing , coz many of my frens got merit, or even have become a mommy. So, I always get curious who is getting married, what kind of wedding style they had, or how about the pre-wed pictures (I like all about pre wed pictures) bla...bla...bala bala....
No, no...not envy or something, just curious. I know, mine someday will come....(kapan?)
Tapi, yang bikin gw kaget, banyak profil temen gw yang tiba-tiba statusnya single, setelah selama ini profile mereka sudah identik dengan foto mesra bersama kekasih(keliling dunia pula). Duhh...maafkan gw kalo omongan gw kejam ya, point gw bukan mengutuk status single mereka lagi (toh gw juga pernah ada di posisi itu, walaupun untungnya tidak pernah memasang foto mesra untuk konsumsi publik --->konfirmasi diperlukan), melainkan adalah hidup yang tidak pernah terduga. Ada masanya gw dulu sirik dan kagum setengah mati dengan temen gw, tapi sekarang, di luar dugaan hidup dia seperti ini. Atau sebaliknya, teman yang suka jadi bahan olokan, sekarang ternyata sudah jadi bos. We never know!!!!
Makanya hidup itu harus saling tolong menolong----ga nyambung---ketularan virus gw.
to be continued

Friday, September 12, 2008

I had no idea to write anything in here. no topic...

The second trisemester had begun, so many presentations, readings and other things that could make you sick, even just to named it. ^^"

I was feeling bored towards anything...and sometimes a little bit anti-social...
huhuhuhu....dun kno why.

and now its already weekend again, and suddenly juz realize that we only hav 3 more months for this year. so fast...

keep moving on...^_^